Sejarah Institut Injil Indonesia adalah kisah tentang kesetiaan Allah dalam membangun sebuah lembaga yang dipanggil untuk melayani gereja dan bangsa. Dimulai dari visi sederhana untuk memperlengkapi pekerja Injil, perjalanan ini telah melalui berbagai musim—pertumbuhan, tantangan, dan pembaruan—yang membentuk identitas institusi hingga hari ini. Dengan fondasi yang kokoh dan arah yang terus diperbarui, sejarah ini bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi dasar yang meneguhkan komitmen kami untuk tetap setia pada panggilan di masa depan.
1959
Sejak berdirinya pada tahun 1959 hingga 1978, I-3 telah meluluskan banyak mahasiswa meskipun belum memberikan gelar akademik.
1979
Mulai tahun 1979, I-3 mulai menganugerahkan gelar Bachelor of Theology (B.Th.) dan Sarjana Teologi (S.Th.).
1989
Program pascasarjana dibuka pada tahun 1989 dengan program Master of Divinity (M.Div.)
1991
Pada tahun 1991, untuk memenuhi ketentuan regulasi pendidikan tinggi nasional, nama Institut Injil Indonesia disesuaikan menjadi Sekolah Tinggi Teologia “I-3”.
1992
Kemudian pada tahun 1992, struktur program studi disesuaikan sehingga jenjang sarjana hanya menggunakan program Sarjana Teologi (S.Th.) sebagai satu-satunya gelar akademik bagi lulusan.
1999
Program pascasarjana Master of Theology (M.Th.) dibuka pada tahun 1999.
2000
Setelah melalui proses re-akreditasi dan penataan kelembagaan, nama Institut Injil Indonesia (I-3) kembali digunakan secara resmi pada tahun 2000.
2002
Program Studi Master of Arts (M.A.) dibuka pada tahun 2002.
2009
Program S3 Doctor of Theology (D.Th.) dibuka pada tahun 2009.